MAP Buka Suara Soal Tutupnya Lotus Department Store Thamrin



Lotus Department Store Thamrin Telah ditutup, MAP Akhirnya Buka Suara



Lotus Department Store

Belakangan ini terdengar kabar terkait penutupan Lotus Department Store yang membuat publik bertanya- tanya. Manajemen PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) juga telah membenarkan bahwa pada akhir bulan Oktober ini memang ada penutupan tiga gerai Lotus Department Store. Sebelumnya kabar penutupan gerai tersebut telah diketahui sejak diskon  sebesar 80 persen yang ditawarkan oleh pihak manajemen. Dari penjelasan Fetty Kwartati selaku Director Corporate Communication MAP, terungkap bahwa tujuan mereka menutup gerai di LotusDepartment Store tersebut adalahg guna restrukturisasi divisi department store perusahaan secara konsolidasian. Penutupan ini diharapkan dapat menumbuhkan kinerja dari seluruh department store  yang ditangani langsung oleh pihak MAP.

Baca juga info : kursus bahasa arab
 


Lotus Department Store

Pada bulam Mei lalu, Fetty Kwartati sempat mengungkapkan bahwa pihak perusahaan memang tengah melakukan pengkajian keuangan dari lima departemen store termasuk Lotus Department Store. Terdapat tiga gerai Lotus Department Store serta dua gerai Debenhams. Pihak perusahaan mengungkap bahwa memang tiga gerai LotusDepartment Store yang ditutup tersebut memang tidak memberikan keuntungan terhadap perudahaan. Menelusuri lebih jauh, hal ini berarti memang penutupan tiga gerai Lotus Department Store telah direncanakan pihak MAP sejak awal.

Baca juga info : kursus bahasa arab di pare
 


Lotus Department Store

Seperti yang diketahuibahwa sebelumnya di tahun 2016 yang lalu pihak MAP sudah menutup dua gerai Lotus Department Store, bahkan satugerai Debenhams disebut- sebut akan segera di tutup menyusul penutupan dua gerai Lotus Department Store. Walaupun terdapat penutupan gerai, namun hingga akhir tahun ini pihak perusahaan menargetkan untuk membhuka sebanyak 200 gerai baru Lotus Department Store.Secara keseluruhan, kontribusi sebanyak 85 persen akan direalisasikan oleh bisnis food & beverage yang terdiri dari department store,  fesyen, serta specialty store. Untuk segmen tersebut pihak perusahaan telah menargetkan membuka 60 gerai baru LotusDepartment Store yang terdiri dari Krispy Kreme, Starbucks, Pizza Express, dan Cold Stone. Meski menutup gerai, perusahaan juga menargetkan membuka 200 gerai baru hingga akhir tahun ini. Secara keseluruhan, memberikan kontribusi sebesar 85 persen.

 


Lotus Department Store


Komentar